Supervisi Pendidikan: Lembaga Kursus dan Pelatihan Ghania Kota Batu

JurnalPost.com – Supervisi pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan dengan melakukan pengawasan, pembinaan, serta evaluasi pada suatu kegiatan pembelajaran di pendidikan formal maupun nonformal. Lembaga Kursus dan Pelatihan Ghania merupakan ranah pendidikan nonformal yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan peserta didik khususnya pada bidang modes seperti menjahit, bordir, dan hantaran.

Sejarah Awal berdirinya LKP Ghania
LKP Ghania beralamat di Jl. Bumiasri Selatan Tahap III Blok No.11 Kecamatan Junrejo Kota Batu. LKP ini telah berdiri sejak tahun 2008 oleh Ibu Shinta Puspita Dewi yang awalnya hanya memiliki dua mesin jahit dan ruang kelas di garasi, hingga saat ini berkembang pesat menjadi berpuluh-puluh mesin jahit dan selalu eksis dalam menyediakan layanan kursus bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan sehingga memudahkannya untuk mendapatkan pekerjaan maupun mendirikan usaha yang berhubungan dengan menjahit dan bordir.

Program – Program di LKP Ghania
LKP Ghania memiliki program kelas yang dibagi menjadi dua yaitu program reguler dan program pemerintah. Program reguler sendiri merupakan program berbayar yang diselenggarakan oleh LKP Ghania yang mana peserta didik wajib melakukan registrasi sebelum pelaksanaan kursus dilakukan. LKP Ghania juga bekerja sama dengan pemerintah atau dinas-dinas terkait untuk memberikan program kursus bagi masyarakat yang membutuhkan pelatihan menjahit.
Dalam pembelajarannya, LKP Ghania memiliki tiga materi kursus yang terdiri dari:

1) Menjahit
2) Bordir
3) Hantaran
Ketiga materi tersebut secara efisien akan disampaikan oleh pendidik atau yang biasa disebut dengan instruktur kepada peserta didik sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan.
Pengembangan Pendidik dan Peserta didik.

LKP Ghania memiliki jumlah pendidik yang dikategorikan menjadi dua yaitu pendidik tetap dan tidak tetap. Pada LKP Ghania pendidik disebut dengan instruktur. Terdapat sebanyak 3 (tiga) orang instruktur tetap yang memberikan materi pembelajaran terhadap peserta didik reguler dan untuk peserta didik pada program pemerintah, LKP Ghania menyediakan lebih banyak instruktur yang berasal dari alumni LKP maupun penjahit profesional yang bermitra dengan LKP Ghania.

Baca Juga  Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Remaja

Untuk mengembangkan daya guna pendidiknya, LKP Ghania bekerja sama dengan dinas-dinas terkait seperti bupati, walikota, kelurahan, desa, dan instansi lainnya untuk memberikan pengajaran menjahit dan bordir di luar program yang terdapat pada lembaga. Pendidik sekaligus pengelola LKP Ghania ini memberikan pelayanan dan fasilitas yang memadai mulai dari kualitas media pembelajaran yang baik dan metode-metode yang digunakan dalam pembelajaran.

LKP memberikan metode pembelajaran berupa diskusi dan praktek secara langsung kepada peserta didik yang mana metode tersebut sangat efektif melihat bahwa menjahit merupakan hardskill yang memerlukan banyak praktek dibandingkan dengan teori. Instruktur juga tidak tanggung-tanggung dalam memberikan ilmu serta memiliki teknik pengajaran yang lebih pada pendekatan kepada peserta didik untuk membantu mengetahui model pembelajaran apa yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Di tahun 2023 ini, LKP Ghania memiliki jumlah peserta didik yang cukup banyak baik dari program reguler maupun program pemerintah. Terhitung peserta didik reguler (berbayar) berjumlah 20 peserta didik dan program pemerintah sebanyak 54 peserta didik. Peserta didik pada LKP Ghania ini berasal dari golongan yang berbeda-beda mulai dari ibu rumah tangga, pengusaha butik, mahasiswa, dan lain sebagainya yang ingin memiliki keterampilan menjahit.

Kemampuan peserta didik dalam menguasai ilmu menjahit juga berbeda-beda ada yang cepat tangkas dan ada yang lambat. Jika terdapat peserta didik yang tidak lulus pada suatu materi pada modul pembelajaran, instruktur akan melakukan pembinaan dan pengajaran secara ekstra dengan melihat bagian mana saja yang belum dapat dikuasai oleh peserta didik. LKP Ghania juga terbuka kepada seluruh peserta didik bahkan alumni pun dapat berkonsultasi ketika mereka menghadapi kesulitan pada saat menjahit.

Baca Juga  Harga Rp5,4 Juta, Paket Komplit Huawei MatePad 11.5 Kasih Tablet Rasa Laptop

Proses Monitoring dan Evaluasi pada LKP Ghania
Proses monitoring dari LKP Ghania adalah dengan melibatkan pemantauan peserta didik dimana mentor akan mengamati, mencatat secara berkala terhadap pelaksanaan program, partisipasi peserta didik dan juga seberapa efektivitas dari metode pengajaran yang digunakan. Lalu adanya pengumpulan data dimana mentor akan mengumpulkan data terkait kemajuan peserta didik dan keterampilan yang sudah dikuasai selama pelatihan menjahit.

Evaluasi dalam LKP Ghania ini adalah dengan melakukan evaluasi hasil yakni mengevaluasi hasil akhir siswa berupa proyek jahitan, ujian ataupun penugasan untuk mengukur seberapa jauh peserta didik dalam pencapaian pembelajaran. Di akhir program juga terdapat ujian akhir dimana setelah mengikuti ujian tersebut dan dinyatakan lulus maka akan mendapatkan sertifikat dari LKP Ghania.
Kemudian diadakannya umpan balik antara peserta didik dan instruktur dimana hal ini akan membuat instruktur mengetahui kepuasan dari peserta didik, juga kendala kendala apa saja yang dihadapi peserta didik selama mengikuti kegiatan menjahit di LKP Ghania dan saran untuk perbaikan LKP Ghania kedepannya.

Penulis:
1. Lutfi Alfattah
2. Nuwayyar Hanin Jayyid
3. Duhita Laksmi M
4. Afanin Fasayakfika

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *