SMPN 5 Satap Liukang Tangaya, Sekolah Terluar Kab Pangkep, Kini Menikmati Jaringan Internet

Siswa-siswi SMPN 5 Satap Pulau Sanane sedang mengikuti Upacara pada hari senin 22/04/2024, Foto Dokumentasi Pribadi

JurnalPost.com – Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Hal ini juga yang menjadi perhatian utama pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas untuk seluruh warga negara. Namun, tidak semua wilayah di Indonesia dapat menikmati akses pendidikan yang sama. Salah satunya adalah Pulau Sanane, yang terletak di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Pulau Sanane merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Pangkep yang terisolasi dari akses internet. Hal ini tentu menjadi kendala bagi para siswa dan guru di SMPN 5 Satap Pulau Sanane untuk mendapatkan informasi dan pembelajaran yang lebih luas. Namun, hal itu kini telah berubah.

SMPN 5 Satap Pulau Sanane kini telah menikmati jaringan internet yang memungkinkan para siswa dan guru untuk mengakses informasi secara lebih mudah. Hal ini terwujud berkat upaya dari kepala sekolah Muhammad Ridwan Akib yang telah memasang jaringan internet di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 5 Satap Pulau Sanane, Muhammad Ridwan Akib, S.Pd, mengungkapkan kegembiraannya atas hadirnya akses internet di sekolah tersebut. Ia menyatakan bahwa hal ini akan sangat membantu para siswa dan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Sebelumnya, kami sangat kesulitan dalam mengakses informasi dan materi pembelajaran yang lebih luas. Namun, dengan adanya jaringan internet ini, kami dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujar Bapak Ridwan kepada JurnalPost saat dihubungi via WhatsApp, (Senin 22/04/2024).

Tak hanya itu, hadirnya jaringan internet juga memberikan dampak positif bagi siswa di SMPN 5 Satap Pulau Sanane. Siswa kini dapat mengakses sumber belajar yang lebih beragam dan mendapatkan informasi yang lebih akurat. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di pulau terluar ini.

Baca Juga  Jokowi Tegaskan Keluarga Tak Ikut Campur Langkah Politik Gibran

Selain itu, jaringan internet juga memberikan manfaat bagi para siswa yang ingin mengeksplorasi kegiatan di luar sekolah. Dengan adanya internet, siswa dapat mengakses informasi mengenai kegiatan-kegiatan di luar pulau, seperti kompetisi dan pertukaran pelajar. Hal ini tentu akan membuka wawasan siswa dan memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Diketahui Jumlah siswa SMPN 5 Satap Pulau Sanane Lk. Tangaya Pangkep berjumlah 57 terdiri dari Siswa Laki-laki 31 orang dan Siswi Perempuan 26 orang, dengan tenaga pendidik berjumlah 7 orang.

SMPN 5 Satap Pulau Sanane menggunakan layanan internet UBIQU yang merupakan layanan internet satelit broadband, siap menebarkan Internet dari langit dengan akses yang lebih cepat dimana saja berada, UBIQU merupakan solusi internet pada wilayah kepulauan hingga daerah 3T (terluar, tertinggal, terdepan) di Indonesia.

Dengan adanya jaringan internet di SMPN 5 Satap Pulau Sanane, harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di pulau terluar ini semakin besar. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama untuk memaksimalkan penggunaan akses internet ini guna mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia. Semoga keberadaan jaringan internet ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pendidikan di Pulau Sanane dan wilayah-wilayah terluar lainnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *