Respon Warganet Adanya Boikot Produk Makeup Maybelline

JurnalPost.com – Beberapa waktu belakangan konflik antara Israel dan Palestina dirasa makin memanas menimbulkan kemarahan dan simpati dari masyarakat dunia, terlebih masyarakat Indonesia yang juga bermayoritas agama muslim. Lantas, seperti apa pandangan masyarakat Indonesia terhadap keputusan tersebut?

Tepat di 8 November 2023 lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat Indonesia untuk menghindari dan memboikot sejumlah brand yang mendukung Israel. Yang bermula memboikot restoran cepat saji yang diduga mendukung Israel saja, aksi boikot kini juga merujuk kepada produk kosmetik dan kecantikan.

Tak sedikit brand ternama yang menjadi sasaran akibat gerakan boikot di Indonesia ini terjadi seperti misalnya, Vaseline, L’Oreal, Garnier, Nivea, Rexona, Pond’s Maybelline hingga masih banyak lagi. Beragam cuitan sebagai bentuk dukungan adanya pemboikotan kepada produk yang pro Israel bahkan sejumlah influencer juga meyakinkan penontonnya menggaungkan “Small action matters” untuk merespon baik adanya boikot dengan mengurangi pemakaian produk tersebut.

Maybelline merupakan salah satu bagian dari L’Oreal Group dimana mereka telah mengiyakan adanya rumor yang beredar, karena perusahaan ini menjalankan jalur produksi di kota Migdal Ha’emek, Israel.

Lalu begini respon salah satu wanita Indonesia yang ingin membagikan suaranya sebagai pertimbangan dalam penggunaan Brand Maybelline “Tentu saya mengetahui, beberapa produk yang pro Israel banyak di boikot karena jika tidak di boikot akan terus menguntungkan Israel,” seru Andini selaku pengguna Maybelline yang mendukung adanya memboikot produk Israel.

Dengan demikian, sepanjang seruan atau ajakan boikot produk Israel di Indonesia yang telah kami rekam melalui kuesioner terdapat 30 responden, banyak diantaranya mengatakan untuk memastikan terlebih dahulu apakah produk tersebut benar benar diboikot atau tidak, sehingga kita bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Baca Juga  Rekrutmen dan Seleksi: Proses Mendapatkan Karyawan yang Tepat

Dan tentunya dengan mengurangi pemakaian produk pro Israel lalu menggantinya pada produk dalam negeri akan menjadi aksi paling nyata dalam memboikot produk pro Israel. Terlihat banyak media yang sudah memberikan informasi resmi adanya beberapa merek yang telah ditetapkan untuk di boikot karena pro Israel, seperti contohnya bdnaash.com merupakan laman resmi yang memberitahukan adanya sejumlah brand ternama pro Israel.

Biarlah “Small action matters” dapat kita terapkan bersama dalam mengingat saudara kita yang berada di Palestina.

Disusun oleh :
Aprilia Paramadina (1152200123) Vania Abigail P.A (1152200147) Jenifer Fiorentina P (115220186)
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945. Dalam memenuhi mata kuliah Opini Publik dan Propaganda yang diampu oleh Ibu Beta Puspaning Ayodya, S.Sos., M.A

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *