Perjalanan yang Menyenangkan: Wisata Air di Desa yang Kecil

Oleh: Anisa Alifah Jahro – (Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University)

JurnalPost.com – Disebuah wilayah kabupaten yang terletakdi Provinsi JawaTengah, terdapat banyak destinasi wisata alam yang dapat memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Di antara deburan angin yang sejuk dan pemandangan alam yang masih asri dihiasi oleh hamparan sawah yang luas. Di suatu pagi yang cerah, matahari menyidari desa kecil di Klaten, Jawa Tengah. Udara segar yang sangat memuat kenyamanan dan menyentuh kulit menyapa setiap langkah yang diambil oleh kami yang siap untuk memulai perjalanan ke destinasi yang menyenangkan, Kipas 17 Water Tubing. Destinasi wisata yang tersembunyi di balik bangunan-bangunan rumah warga, destinasi wisata ini menyajikan petualangan dalam bermain air yang tak terlupakan ditengah keindahan alam yang masih alami karena di kelilingi oleh dedaunan hijau dan batu-batu sungai yang ada.

Melalui jalan yang dihiasi oleh macam-macam pemandangan, perjalanan kami diperkirakan akan memakan waktu sekitar delapan jam dengan menggunakan mobil. Setelah semua siap dengan kelengkapan barang bawaan yang sudah lengkap, kami pun memasuki mobil dengan penuh rasa semangat yang membara. Kami siap untuk melakukan perjalanan yang cukup memakan waktu yang sangat lama. Rasa bosan tidak pernah muncul karena setiap perjalanan kami, dihiasi oleh pemadangan yang memanjakan mata. Mengikuti setiap arahan dari peta kami sangat bahagia. Kesan indahnya pemandangan alam yang muncul ketika kami telah sampai di tol Semarang-Boyolali karena di hiasi dengan pemandangan gunung Merbabu yang memanjakan mata dan deretan pepohonan hijau. Matahari terbit menambah kesan kesejukan mata memandang pada setiap perjalanan kami.

Satu jam sebelum sampai, kami berhenti sejenak di sebuah rest area untuk beristirahat dan menikmati pemandangan yang sangat memanjakan mata kami. Pepohonan hijau yang tumbuh subur dan luas, udara sejuk di pagi hari dengan sinar matahari yang menyinari setiap sudutnya. Tidak lupa kami mengabadikan momen indah itu dengan berfoto bersama. Setiap perjalanan yang kami lakukan, harus memiliki momen untuk dapat dikenang di keesokan harinya. Setelah melewati perjalanan yang memakan waktu cukup lama, kami akhirnya tiba di destinasi wisata yang kami tuju, yaitu Kipas 17 Water Tubing.

Baca Juga  Branding Politik Menuju Pemilu 2024: Strategi Membangun Citra yang Kuat

Pijakan kaki pertama kami di desa Cokro, di sambut dengan udara yang menyejukkan dan menyentuh kulit. Dengan menikmati soto segar yang memiliki citra rasa yang nikmat, kami berbagi cerita tentang petualangan kami ketika di perjalanan yang menyenangkan. Nikmatnya makan soto dengan bumbu-bumbu tradisional sesuai dengan resep turun temurun yang memanjakan lidah penikmatnya.

Kipas 17 Water Tubing bukanlah destinasi yang biasa. Terletak di Provinsi Jawa Tengah, tempat ini menjadi magnet bagi para pencari petualangan yang haus akan tantangan alam. Berbekal semangat petualangan, perjalanan dimulai dari tempat parkiran menuju pintu masuk wisata Kipas 17 Water Tubing. Disambut dengan suara gemercik air pada aliran sungai, suara lembut angin membuat pohon-pohon dan dedaunan bergoyang membuat kenyamanan dalam menginjakkan kaki disana.

Cuaca di pagi hari yang sangat cerah dan mendukung kamu ketika ingin memulai petualangan permainan air di Kipas 17 Water Tubing. Udara di sekitar terasa segar dan kesan sejuk dapat

dirasakan. Setelah menikmati hidangan soto yang lezat, kami melangkah menuju pintu masuk wisata Kipas 17 Water Tubing. Sungguh menakjubkan, seketika kami memasuki area tersebut, alam seakan membuka pintu rahasianya. Dedak dedaunan yang menyelimuti jalur menuju sungai memberikan nuansa alami yang tenang. Perjalanan singkat ini memberikan kesempatan bagi kami untuk meresapi keindahan alam sekitar sebelum benar-benar memasuki petualangan air.

Sampai di tepi sungai, kami disambut oleh pandangan yang memukau. Air sungai yang jernih mengalir deras di antara batu-batu sungai yang berserakan. Dedalu jeram-jeram kecil yang tampak menantang namun menggoda menjadi pemandangan yang menakjubkan. Petugas yang berada di sekitar dan penduduk lokal yang menjadi bagian dari Kipas 17 Water Tubing sejak awal, menyambut dengan ramah ketika kami disana.

Petualangan dimulai. Kami memasuki air yang segar dan mengalir dengan riang. Jeram pertama langsung menyapa, menguji keterampilan kami dalam mengendalikan ban tubing. Sensasi adrenalin melonjak ketika ban mengitari tikungan-tikungan sungai yang menantang. Setiap jeritan dan tawa bergema di antara gemericik air dan suara alam yang menyenangkan. Setelah dua kilometer perjalanan melintas jeram dan menikmati aliran sungai, kami tiba di titik akhir dari sebuah perjalanan. Pemandangan pada titik akhir perjalanan kami tidak kalah indah. Kami bisa melihat sungai yang di temani oleh peamandangan gunung, pepohonan yang menjulang, dan langit yang cerah.

Baca Juga  Program Wisata Edukasi Desa Kragan (WESI) Dalam Aksi Gemilang Sidoarjo, Dukung Implementasi SDGs

Tidak hanya keindahan alam, tetapi juga interaksi dengan masyarakat lokal membuat perjalanan ini semakin berwarna. Saat tubing melewati desa-desa kecil di sekitar sungai, penduduk setempat memberikan senyuman hangat dan sapaan ramah. Anak-anak desa yang riang gembira menyaksikan rombongan kami melewati sungai, sementara orang dewasa memberikan informasi tentang sejarah dan keunikan daerah tersebut.

Selain menjadi tempat bermain air yang seru, Kipas 17 Water Tubing juga berfungsi sebagai pusat edukasi alam. Kerjasama dengan Aqua membuka peluang bagi siswa dari berbagai tingkatan untuk belajar tentang keanekaragaman tanaman dan hewan di sekitar sungai. Tempat ini memberikan pengalaman langsung tentang ekosistem alam yang masih lestari dan menjadi inspirasi bagi mereka yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Kipas 17 Water Tubing tidak hanya menawarkan petualangan seru, tetapi juga menyediakan fasilitas yang ramah pengunjung. Setiap peserta tubing mendapatkan perlengkapan lengkap dan panduan dari instruktur. Gazebo yang tersedia di pinggir sungai memberikan tempat istirahat yang nyaman, sementara kantin menyediakan makanan dan minuman untuk mengisi energi setelah seru-seruan dalam bermain air.

Seiring matahari mulai tenggelam di ufuk barat, kami memasuki babak penutup perjalanan. Tubing selesai, namun kenangan akan tetap terukir. Kipas 17 Water Tubing bukan hanya destinasi, tetapi sebuah pengalaman hidup yang mengajarkan tentang keberanian, keindahan alam, dan kebersamaan. Perjalanan pulang membawa cerita dan tawa. Pengalaman di Kipas 17 Water Tubing bukan hanya meninggalkan jejak di sungai, tetapi juga di hati kami. Sungai yang tadinya hanya deretan air, kini menjadi saksi bisu petualangan dan persahabatan yang terjalin di tengah alam yang indah.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *