Melejitnya Membaca Buku Elektronik di Kalangan Mahasiswa

Oleh: Risma Adis Tianingsih
2210301001
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

JurnalPost.com – Dalam era digital ini, penggunaan buku elektronik semakin melejit dengan memperlihatkan paradigma yang berbeda dalam pembelajaran. Buku elektronik memiliki kemudahan akses, riangan, dan kemampuan dalam mencari informasi yang cepat, sehingga menjadi pilihan utamapara mahasiswa untuk menggantikan buku cetak.Buku cetak memiliki keunggulan tersendiri dalam memberikan pengalaman dari segi fisik, halaman yang sudah dalam bentuk kertas, desain kover yang menarik, buku cetak dapat dijumpai di toko buku dan juga perpustakaan. Buku cetak juga menjadi salah satu benda yang digunakan sebagai kenangan karena bisa dibagi berupa fisik. Namun, tantangannya bukucetak ini memiliki keterbatasan dalam menyimpan informasi dibanding dengan buku elektronik.

Buku elektronik atau e-book merupakan bentuk digital dari buku kontroversional yang dapat dibaca melalui perangkat elektronik, baik itu di ponsel, laptop, teblet, maupun komputer. Buku elektronik ini biasanya berupa file teks yang bisa diakses secara daring. Tentunya buku elektronik ini menggeserkan cara mahasiswa dalam membaca buku atau informasi di era perkembangan teknologi. Fenomena membaca buku elektronik ini memberikan akses global yang cepat sehingga dapat mengatasi berbagai kendala dan juga waktu,memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam membuat catatan, menyimpan teks, bahkan membuat catatan. Buku elektronik saat ini menyediakan banyak fitur seperti video, gambar bergerak, sehingga meningkatkan pengalaman membaca dengan menggunakan teknologi. Fenomena ini memberikan adaptasi pada mahasiswa dalam mengakses berbagai informasi dalam era digital.

Jenis buku elektronik yang sering digunakan oleh mahasiswa biasanya berformat PDF atau EPUB untuk mencari informasi materi kuliah. Buku elektronik bisa berupa eTextbook atau ePustaka yang populer digunakan untuk referensi, selain itu ada juga mahasiswa yang menggunakan audiobook untuk mendengarkan materi kuliah saat berpergian atau ketika malas membaca. Penggunaan buku elektronik ini tentunya memiliki dampak positif yaitu kemudahan dalam mengakses materi secara cepat dari berbagai perangkat, mahasiswa dapat membawa banyak materi tanpa perlu membawa buku cetak yang berat, buku elektronik juga menyediakan fitur interaktif berupa pencarian cepat bookmart dan juga catatan. Sedangkan, dampak negatifnya dapat menyebabkan kelelahan mata serta gangguan tidur akibat paparan layar elektronik jika terlalu lama, mahasiswa ketergantungan pada teknologi dan kurang berinteraksi dengan buku cetak, mahasiswa juga dapat mengalami keterbatasan akses karena tidak memiliki akses dan jaringan yang memadai.

Baca Juga  Ramadhan Peduli Negeri, Meluaskan Kepedulian Hingga Pelosok Negeri

Dari dampak tadi, tentunya mahasiswa juga dapat mengalami perbedaan pengalaman membaca dari buku perpustakaan yang berupa buku cetak dan buku elektronik. Membaca buku di perpustakaan menyediakan suasana yang tenang dan fokus, menciptakan lingkungan studi yang mendukung, mahasiswa dapat merasakan buku cetak berupa fisik, membuat catatan langsung, dan dapat langsung berinteraksi dengan ensiklopedia, jurnal, dan buku referensi. Sedangkan membaca buku elektronik mahasiswa dapat merasakan kemudahan akses dimana saja dan kapan saja melalui perangkat digital, mempermudah dalam mencari informasi dalam waktu singkat, dan tentunya ringan dibawa.

Kesimpulan dari artikel ini adalah penggunaan buku cetak dan buku elektronik pada mahasiswa ini bervariasi ada sebagian besar mahasiswa lebih menyukai buku elektronik karena aksesnya cepat, sementara mahasiswa yang lain memilih buku cetak karena nyaman membaca. Tidak ada angka yang pasti karena presentase yang terjadi tergantung dari individu mahasiswa itu sendiriPilihan mahasiswa untuk membaca buku elektronik maupun buku cetak di perpustakaan itu tergantung dari diri mahasiswa pribadi, gaya belajar juga jenis tugas. Beberapa mahasiswa menggabungkan keduanya agar memperoleh keuntungan secara maksimal.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *